Kenapa Ada Aku
Pernah gak ketika kamu sedang sendiri dan merenung akan kehidupanmu dengan keterbatasan kemampuanmu dan tuntutan tanggung jawab di masa depan?
pikiran dan pertanyaan aneh dan konyol di pikiran kita,siapa aku?kenapa da aku?seandainya aku tidak ada lalu dimana aku (dengan menyebut nama kamu silahkan ulangi bacaan ini).kenapa kamu di lahirkan di keluarga ini.kenapa aku hanya di batasin dengan kemampuan seperti ini tidak seperti mereka yang pintar dan cerdas serta di cintai,jika kalain pernh memikirkan akan hal itu berrti kalian normal.
saya tidak menyebut bahwa yang selain artikel di atas up normal ya,silahkan nilai sendiri.jujur artikel di atas sempat terlintas dan menanyakan kepadaku beberapa kali,semakin pertanyaan itu ada semakin yakin akan hidup.dan kita kembalikan kepada sang pencipta.sialhkan kometar dan menghujat semaumu saya tidak membenci orang penghujat,karena saya tidak ada waktu untuk memikirkan permsalahan kejiwaan seseorang,karena orang waras pasti sadar bahwa pikiran positif menghasilkan kata kata positif dan ucapan baik.
Kita Sudah Maksimal Tapi hasil Minim?
sering sekali usaha yang kta lakukan sudah maksimal menurut kita tapi kenapa hasil masih minim minim saja,yang miskin pengin kaya,yang kaya pengin makin jaya.syukur adalah kunci dari segalanya.
kalau kita sudah bersyukur maka mustahil kita akan mengeluh dengan hasil minim meski usaha yang sudah kita keluarga 100 x lipat.orang bersyukur adalah termasuk kedudukan mulia di mata allah.
orang bersyukur adalah penguni hati kedamainan.dengan syukur rizki dan nikmat kita hidup akan di tambah.
syukur tinggi derajatnya.tidak semua orang mampu bersyukur,syukur ada dihati tempatnya, lihat tetangga beli motor hati bersyukur damai dan tidak iri,tetangga beli mobil tak masalah,tetangga bangun rumah juga tak masalah.inilah syukur sejati.
Bersyukur gampang sekali di ucapkan tapi tidak jika untuk di laksanakan karena syukur tempatnya di hati.
mari kembali ketema saja kenapa ada aku?
pernahkan teman teman bertanya kepada tuhan kenapa tuhan memilih jiwa kita untuk hidup didunia ini,haruskan bersyukur/berduka.entahlah hanya tuhan yang tahu.tuhan pasti punya rencana kenapa tuhan memilih kita untuk di lahirkan dibumi dan di lahirkan di tengah keluarga kita yang beragam suku dan budaya ini.
aku tidak mempermasalahakan apa agama kalaian karena agamaku mengajariku untuk damai dan saling menghormati antar agama,ini juga di serukan oleh negaraku.
ada budaya jawa kuno yang masih saya inget sampai sekarang sopo nandur bakal ngunduh.istilah ini adalah ada hari balasan yang teramat pedih bagi mereka yang mengabaikan perintahnya.
di jaman embah saya kuno masih sangat sekali kental.bahkan sampai saya lahir.
ritual jawa masih di jalankan dalam tradisi desa saya.tapi lambat laun mulai tiada dan jarang.
jujur saya menulis artikel loncat-loncat dan belopotan.
guru yang paling aku ikuti langkahnya adalah bapak saya.beliau mengajarkan ilmu sabar yang sangat luar biasa.beliau mengajarkanku banyak hal.dengan cara sabarnya,dengan diamnya lalu denga ucapan beliau.apapun yang beliau wejang pasti aku jalani dan inget sampai sekarang.
Kata beliau? jika orang tua gak bisa momong kita maka kitalah yang momong orang tua itu kata-kata bapak saya.
saya jalani dan itu benar,kita harus patuh dengan orang tua apapun keaadaan kita,sekaya dan sekeren apapun kita kita wajib patuh.
jadilah anak yang nurut orang tua,jadilah anak yang berbakti,ingetlah kebaikan dan pengormaban orang tua yang mendidik dan membesarkan kita dengan jerih payah.waktu dan tenaga habis untuk kalian.
semua orang tua menyayangi anaknya kecuali orang tua yang jahat
saya sadar menjadi orang tua tidak gampang,masih kecil kita memikirkan gizi dan makanya serta kesehatan,makin besar mikirin pendidikanya,terus memikirkan masa depanya.
semua orang ingin meninggalkan sesuatu untuk anak anaknya,keinginan saya saya bisa meningglkan fasilitas hidup untuk anak anak saya serta ilmu agama dan ilmu umum yang cukup.

No comments:
Post a Comment